Di negara-negara yang berkembang, konsumsi makanan pada anak-anak sering tidak mencukupi untuk tumbuh. Makronutrien dan mikronutrien dibutuhkan untuk tumbuh berkembang pada anak-anak; karena itu kebutuhan nutrien pada anak-anak meningkat. Nafsu makan yang buruk juga dapat disebabkan oleh kekurangan nutrisi pada anak, yang menjadi penyebab dan konsekuensi dari kekurangan gizi. Di sisi lain, kondisi seperti infeksi juga menyebabkan anak-anak berisiko lebih tinggi mengalami kehilangan nafsu makan. Anak-anak dengan nafsu makan rendah biasanya tidak mendapatkan nutrisi dalam jumlah yang cukup, dan akibatnya mungkin mengalami kegagalan pada pertumbuhan, yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan pada anak. Pemberian suplemen multivitamin dapat membantu dalam mengatasi masalah kegagalan pertumbuhan dan nafsu makan yang buruk.
Vitamin A
Vitamin A dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan normal; perbaikan jaringan dan tulang; kesehatan kulit, mata, dan respon imun. Sumber vitamin A yang baik termasuk susu, keju, telur, dan sayuran yang berwarna kuning-oranye seperti wortel, ubi, dan labu. Defisiensi vitamin A mempengaruhi kurang lebih 190 juta anak usia pra-sekolah, terutama dari Afrika dan Asia Tenggara. Pada bayi dan anak-anak, vitamin A sangat penting untuk mendukung pertumbuhan yang cepat dan membantu melawan infeksi. Asupan vitamin A yang tidak mencukupi dapat menyebabkan gangguan penglihatan seperti rabun senja dan meningkatkan risiko penyakit dan kematian akibat infeksi pada masa kanak-kanak, termasuk campak dan diare.
Vitamin B
- Vitamin B1
Vitamin B1 bertanggung jawab dalam produksi energi dalam tubuh. Fungsi lain dari vitamin B1:
• Vitamin ini penting dalam mengubah gula dan karbohidrat lain menjadi energi
• Vitamin B1 melindungi sistem saraf dari berbagai kerusakan atau degenerasi
• Vitamin B1 diperlukan untuk menyampaikan pesan dari otak (sistem saraf) ke berbagai organ tubuh.
- Vitamin B2
Vitamin B2 terlibat pada banyak proses di dalam tubuh dan diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi sel normal. Vitamin B2 terdapat dalam makanan tertentu, seperti susu, daging, telur, kacang-kacangan, tepung yang diperkaya vitamin B2, dan sayuran hijau. Beberapa orang juga mengkonsumsi vitamin B2 untuk menjaga kesehatan rambut, kulit, dan kuku, membantu memperlambat penuaan, multiple sclerosis, kehilangan memori termasuk penyakit Alzheimer, tekanan darah tinggi, penyakit hati, dan anemia bulan sabit.
- Vitamin B3 / Nicotinamide
Nicotinamide ditemukan dalam berbagai makanan termasuk ragi, daging, ikan, susu, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian sereal. Nicotinamide diminum secara oral untuk mencegah kekurangan vitamin B3 dan kondisi terkait seperti pellagra.
- Vitamin B5
Vitamin B5 merupakan vitamin yang larut dalam air dari kelompok vitamin B. Vitamin B5 membantu menghasilkan energi dengan memecah lemak dan karbohidrat, mensintesis kolesterol, membentuk sel darah merah, dan lain-lain. Vitamin B5 juga meningkatkan kesehatan kulit, rambut, mata, dan hati.
- Vitamin B6
Vitamin B6 merupakan vitamin yang esensial dan bekerja untuk membantu kelancaran keseluruhan berbagai fungsi tubuh internal. Fungsi dari vitamin B6:
• Vitamin B6 memegang peranan penting pada fungsi kardiovaskular dan juga sistem saraf
• Vitamin B6 juga membantu memelihara sistem pencernaan dan sistem imun
• Vitamin B6 diperlukan untuk fungsi otak dan juga membantu mengatur suasana hati.
- Vitamin B12
Vitamin B12 penting untuk fungsi sistem saraf pusat, pembentukkan sel darah merah, perkembangan otak dan fungsi kognitif. Vitamin B12 juga dapat mengubah makanan yang dimakan menjadi energi. Vitamin B12 dibutuhkan untuk membentuk DNA dan RNA yang berfungsi untuk membentuk dan mengembangkan sel baru, serta untuk membantu menormalkan fungsi sistem imun. Kekurangan vitamin B12 pada anak-anak muncul dengan gejala non-spesifik seperti keterlambatan pertumbuhan anak, iritabilitas, kurang nafsu makan, anemia, dan kelelahan.
Vitamin C
Vitamin C, dikenal juga asam askorbat, merupakan vitamin yang ditemukan pada beberapa makanan yang umum dikonsumsi, seperti jeruk, apel, beri, dan cabai atau paprika. Vitamin C dibutuhkan untuk tubuh, sehingga tubuh dapat membentuk:
• Kolagen, pembuluh darah, kartilage, dan otot. Vitamin C membantu untuk menjaga berbagai jaringan tubuh, termasuk kulit. Vitamin C juga membantu memperbaiki jaringan ikat dan penyembuhan luka.
• Neurotransmitter, yang merupakan bahan kimia yang penting dalam persinyalan sistem saraf
• Carnitine, yang merupakan bahan kimia yang membantu transportasi dan pemecahan asam lemak untuk menghasilkan energi
• Tulang dan gigi yang sehat, yang penting selama pertumbuhan anak.
Vitamin D
Vitamin D merupakan nutrien penting yang bekerja dengan kalsium untuk membentuk tulang dan menjaga tulang tetap kuat. Vitamin D mempromosikan pembentukan tulang dan gigi, serta membantu tubuh untuk menyerap kalsium lebih baik. Vitamin D juga memegang peranan penting dalam mencegah berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, osteoporosis, dan penipisan tulang. Tubuh kita secara natural memproduksi vitamin D ketika kita berada di bawah sinar matahari. Anak-anak memperoleh cukup vitamin D dari aktivitasnya di luar, seperti berjalan, bersepeda, atau berolahraga, tetapi terkadang tubuh tidak memproduksi cukup vitamin D. Pada saat beraktivitas di luar anak-anak dianjurkan menggunakan krim tabir surya yang melindunginya dari sinar UV yang berbahaya, tetapi penggunaan tabir surya juga dapat menghambat bagian sinar UV yang dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D, selain itu vitamin D juga agak sulit diperoleh dari diet karena makanan yang mengandung Vitamin D secara natural terbatas. Sumber vitamin D yang baik termasuk susu dan ikan seperti salmon dan mackerel, tetapi banyak makanan fortifikasi dan suplemen yang mengandung vitamin D untuk anak-anak.
Lysine
Lysine merupakan asam amino (bagian terkecil dari pembentuk protein). Tidak seperti asam amino lainnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi lysine, oleh karena itu lysine hanya diperoleh dari makanan, seperti daging, produk susu, telur, dan beberapa tanaman seperti kedelai, dan produk kacang-kacangan lain. Lysine penting untuk pertumbuhan normal, pembentukan otot dan membentuk carnitine, substansi yang biasa ditemukan dalam sel tubuh.
Asam Glutamat
Asam glutamat merupakan asam amino yang digunakan untuk membentuk protein. Dalam tubuh, asam glutamat akan diubah menjadi glutamat. Asam glutamat membantu sel saraf otak mengirimkan dan menerima informasi dari sel lain. Asam glutamat juga terlibat dalam kemampuan belajar dan memori anak. Asam glutamat dapat:
• Membantu menangani masalah kepribadian dan perilaku masa kecil
• Membantu mengobati epilepsi dan distrofi otot
• Membantu mengobati gangguan intelektual anak
Strategi terbaik untuk anak agar memperoleh vitamin dari diet diperoleh dari berbagai jenis makanan.
• Konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, susu, susu rendah lemak, atau produk susu
• Daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan dan telur
• Jaga pola makan rendah lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, garam, dan tambahan gula.
Ada beberapa alasan mengapa dokter merekomendasikan penggunaan suplemen pada anak, contohnya anak-anak yang kekurangan berat badan, pola makan yang terbatas, atau memiliki penyakit yang membuat anak berisiko kekurangan vitamin.
LYMAX® merupakan solusi multivitamin lengkap untuk nutrisi anak. LYMAX® mengandung vitamin A 5.000 IU, vitamin B1 3 mg, vitamin B2 2 mg, vitamin B6 6 mg, vitamin B12 5 mcg, vitamin C 50 mg, vitamin D 400 IU, nicotinamide 20 mg, lysine HCl 250 mg, dexpanthenol 5 mg, asam glutamat 25 mg. LYMAX® bermanfaat dalam kasus kegagalan pertumbuhan dan nafsu makan yang buruk pada anak-anak.
References: